Monday, June 3, 2019

Orang Ini Tetap Hidup Meski Kepalanya Telah Dipenggal

Manusia akan mati kalau ada salah satu organ vitalnya tak bekerja dengan baik, atau bahkan hilang. Contohnya jantung, kalau jantung berhenti berdetak atau bahkan hilang, maka insan terperinci akan mati. Begitu juga dengan kepala, kalau kepala tak ada lantaran dipenggal, maka sudah sanggup dipastikan insan akan mati. Tapi, ternyata ada beberapa kasus, dimana ada orang yang dipenggal, namun orang itu masih sempat hidup selama beberapa saat, sebelum balasannya mati. Berikut ini yakni orang yang tetap hidup meski dipenggal kepalanya.

Dietz von Schaumburg

 Manusia akan mati kalau ada salah satu organ vitalnya tak bekerja dengan baik Orang Ini Tetap Hidup Meski Kepalanya Telah Dipenggal

Kisah ini terjadi pada tahun 1636. Saat itu, Dietz, bersama dengan 4 orang prajurit bayarannya akan dieksekusi mati oleh Raja Bavaria, lantaran dianggap melaksanakan pemberontakan. Menurut kebijakan kerajaan, sang terpidana sanggup mengajukan seruan terakhirnya, dan sang raja niscaya akan mengabulkannya.

Dietz pun meminta seruan terakhirnya, yaitu meminta supaya keempat temannya berbaris dengan jarak 2,5 meter masing-masing orang. Tak hingga disitu, ia juga ingin dipenggal pertama, namun dengan syarat, kalau sesudah kepalanya dipenggal dan kepalanya terjatuh ke tanah, namun ia masih sanggup berlari menuju para prajuritnya itu, maka raja harus membebaskan mereka. Menganggap seruan ini suatu hal yang sangat tidak mungkin untuk sanggup dilakukan, balasannya raja setuju untuk menyetujui permintaannya.

Waktu sanksi pun tiba. Raja memerintahkan algojo untuk memenggal kepala Dietz, dan algojo menebas kepala Dietz hingga jatuh tergeletak ke tanah. Namun apa yang terjadi kemudian sangat mengejutkan bahkan mengerikan. Tubuhnya ternyata tak roboh, namun justru terus berlari hingga balasannya berhasil melewati para prajurit bayaran Dietz, barulah sesudah itu ia jatuh dan mati. Raja tak sanggup berkata apa-apa wacana insiden gila ini, hingga ia pun mengampuni dan membebaskan semua prajurit tersebut.

Anne Boleyn

 Manusia akan mati kalau ada salah satu organ vitalnya tak bekerja dengan baik Orang Ini Tetap Hidup Meski Kepalanya Telah Dipenggal

Anne Boleyn yakni ibu dari Ratu Elizabeth I, dan Anne menjadi Ratu Inggris sekitar tahun 1533 hingga 1536. Saat itu, ia yakni istri dari Raja Henry VIII, dan menjadi figur yang dikagumi sekaligus dibenci oleh rakyat Inggris. Karena itulah, sosok Anne Boleyn dianggap sebagai sosok yang kontroversial.

Raja Henry VIII mulai menjalin korelasi dengan Anne pada tahun 1526, dan melangsungkan ijab kabul secara belakang layar dengan Anne pada tahun 1532. Karena ijab kabul mereka dianggap kurang sah, dan Anne juga dalam keadaan hamil sesudah ijab kabul belakang layar itu, maka dilakukanlah ijab kabul kedua kalinya untuk mengesahkan korelasi mereka pada tahun 1533.

Beberapa waktu kemudian, Raja Henry VIII ternyata diketahui berselingkuh dengan salah satu dayang Anne, Jane Seymour, lantaran ia bosan dengan Anne. Agar sanggup menikahi Jane Seymour, Raja Henry VIII mencari cara untuk menyingkirkan Anne dengan menuduhnya melaksanakan perselingkuhan. Untuk merekayasa perselingkuhan tersebut,Henry VIII dibantu oleh Thomas Cromwell, orang kepercayaan raja dan politisi modern yang bertentangan dengan Gereja Katolik. Seorang laki-laki dengan nama Percy juga diajak bersekongkol untuk memperlihatkan kesaksian palsu bahwa ia telah berzina dengan Anne. Akhirnya, Anne pun ditangkap dan dinyatakan bersalah atas tuduhan mempunyai korelasi gelap dengan 5 pria, termasuk saudaranya sendiri, George Boleyn.

Dengan berdasarkan kesaksian palsu ini, pengadilan Inggris memutuskan untuk menghukum mati Ratu Anne dengan cara penggal kepala. Sesaat sebelum di sanksi dihadapan rakyat Inggris, Ratu Anne terus melantunkan doa dan kebanggaan kepada Tuhan. Dan ketika ayunan pedang memutuskan kepalanya, seluruh rakyat dan keluarga kerajaan terkejut melihat bibir Anne masih terus bergerak melantunkan doa meski kepalanya sudah terpisah dari tubuh.

Antoine Laurent Lavoisier

 Manusia akan mati kalau ada salah satu organ vitalnya tak bekerja dengan baik Orang Ini Tetap Hidup Meski Kepalanya Telah Dipenggal

Antoine Laurent Lavoisier, atau biasanya hanya dikenal dengan nama Antoine Lavoisier, yakni seorang ilmuwan kimia asal Prancis. Selain menguasai ilmu kimia, Lavoisier juga menguasai banyak sekali ilmu lainnya, ibarat hukum, ekonomi, pertanian, dan geologi.

Sumbangan terbesar Lavoisier terhadap pengembangan ilmu kimia sehingga dijuluki Bapak Kimia Modern yakni keberhasilannya menggabungkan semua inovasi di bidang kimia yang terpisah dan bangun sendiri menjadi suatu kesatuan. Dia jugalah yang menemukan fungsi oksigen sebagai pembakaran. Bahkan, nama oksigen juga berasal dari Lavoisier, yang berasal dari dua kata bahasa Yunani, yaitu oxus (asam) dan gennan (menghasilkan).

Pada tahun 1768, Lavoisier terpilih menjadi anggota Academie Royale des Sciences (Akademi Sains Kerajaan Prancis), suatu komunitas ilmuwan Sains. Pada tahun yang sama, ia membeli Ferme Generale, perusahaan swasta yang bergerak di bidang jasa pengumpulan pajak untuk kerajaan.

Walaupun memperlihatkan banyak bantuan terhadap sains dan ekonomi Prancis, hidup Lavoisier terpaksa berakhir secara tragis. Ketika terjadi revolusi Prancis, seluruh pejabat dan aristokrat kerajaan ditangkap, termasuk Lavoisier. Ia dikenakan dakwaan turut aktif mengambil pajak rakyat untuk kerajaan melalui perusahaan pajaknya itu. Akhirnya Lavoisier dijatuhi sanksi mati.

Sesaat sebelum sanksi mati dijalankan, Antoine berkata kepada teman-temannya yang tak dijatuhi sanksi mati. Dia berkata bahwa ia akan mengedipkan matanya meski kepalanya telah putus. Teman-temannya pun mengangguk meskipun tidak percaya. Eksekusi pun dijalankan, Lavoisier menjadi yang pertama. Saat kepalanya terpenggal dan terpisah dari tubuh, mereka melihat dengan terperinci lebih dari 30 detik Lavoisier masih mengedipkan matanya.

Charlotte Corday

 Manusia akan mati kalau ada salah satu organ vitalnya tak bekerja dengan baik Orang Ini Tetap Hidup Meski Kepalanya Telah Dipenggal

Kisah dari Charlotte ini masih bekerjasama dengan Revolusi Prancis. Charlotte Corday yakni seorang perempuan aristokrat terhormat ikut menjadi calon legislatif perwakilan partai. Dirinya populer higienis dan tidak mempunyai catatan kriminal. Namun entah kenapa sebabnya hingga ia nekat membunuh Jean Paul Marat, seorang jurnalis radikal, dan juga pendukung calon legislatif saingannya.

Charlotte pun ditangkap. Setelah menjalani pengadilan, ia pun dinyatakan bersalah, dan dijatuhi sanksi mati dengan cara dipenggal. Ketika sanksi akan dilakukan Charlotte dengan hening menatap tajam mata sang algojo. Kepalanya pun ditebas dengan kapak, dan ketika kepala Charlotte terputus, sang algojo dengan kurang didik mengangkat kepala Charlotte dan menampar pipinya. Menurut saksi mata, bola mata Charlotte mengarah ke algojo dan raut wajahnya bermetamorfosis terlihat marah.

Henri Languille

 Manusia akan mati kalau ada salah satu organ vitalnya tak bekerja dengan baik Orang Ini Tetap Hidup Meski Kepalanya Telah Dipenggal

Terakhir ada kisah dari seorang narapidana yang berjulukan Henri Languille. Henri sendiri yakni seorang pembunuh, dan ia kemudian ditangkap dan diadili. Akhirnya, pengadilan memutuskan bahwa Henri harus dieksekusi mati. Henri pun dijatuhi sanksi mati pada tahun 1905. Di daerah eksekusi, hadirlah seorang dokter mahir forensik yang berjulukan Dr. Gabriel Beaurieux. Dalam waktu yang tak usang lagi, dokter tersebut akan menyaksikan sendiri dengan matanya, satu hal yang mungkin tak masuk logika secara ilmiah.

Eksekusi pun dilakukan, dan kepala Henri terputus dalam hitungan detik. Dr. Gabriel kemudian mengangkat kepalanya dan berteriak memanggil namanya lewat indera pendengaran Henri. Keanehan terjadi, Henry seakan merespon panggilan Dr. Gabriel. Henri kemudian membuka kelopak matanya dan menatap mata sang dokter. Selang beberapa saat, kepala Henri pun kembali ke kondisi sebelumnya, sesudah dipenggal. Keanehan ini terus berulang hingga dua kali. Saat Dr. Gabriel memanggil namanya yang kedua kalinya, mata dari kepala Henri kembali terbuka dan menatap Dr. Gabriel. Sementara untuk panggilan yang ketiga, kepala Henri tak meresponnya. Dari sini sanggup diketahui bahwa Henri sudah benar-benar mati.

Dari kasus-kasus tersebut, kita kini jadi bertanya-tanya, apakah tolong-menolong insan sesudah dipenggal tak eksklusif meninggal, dan masih mempunyai kesadaran selama beberapa detik hingga balasannya meninggal sepenuhnya? Selama ini, kita hanya tahu bahwa insan akan eksklusif meninggal sesudah dipenggal kepalanya. Kemungkinan yang sanggup ditarik dari kasus-kasus di atas, yakni tolong-menolong kita tak eksklusif meninggal ketika dipenggal, atau kisah di atas hanya karangan belaka. Bagaimana berdasarkan kalian?

referensi
https://id.wikipedia.org/wiki/Anne_Boleyn
https://id.wikipedia.org/wiki/Antoine_Lavoisier
https://klipingut.wordpress.com/2008/01/02/antoine-lavoisier-berakhir-tragis-di-tiang-gantungan/
https://www.toptenz.net/top-10-cases-life-decapitation.php

Sumber https://anehdidunia.blogspot.com

About the Author

Admin Neter

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 comments:

Post a Comment


iklan

 

Copyright © Aneh Di Dunia. All rights reserved. Template by CB Blogger & Templateism.com