Time Traveler sanggup diartikan sebagai penjelajah waktu. Lebih spesifiknya, yaitu orang yang melaksanakan penjelajahan waktu dengan menggunakan alat khusus yang biasa disebut mesin waktu (time machine). Ada sebagian orang percaya bahwa penjelajah waktu dari masa depan itu benar-benar ada. Pasalnya, ada beberapa bukti yang meyakinkah bahwa memang ada acara penjelajahan waktu ibarat itu. Namun sayangnya, bukti-bukti otentik belum bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Dalam arti, belum bisa dibuktikan secara logika atau daypikir insan normal. Sementara itu, sebagian orang lainnya menentukan tidak mempercayainya. Meskipun sudah disodorkan bukti-bukti kuat, tetapi mereka menganggap semua itu hanya buatan tangan insan saja yang bisa diedit atau direkayasa. Mereka lebih percaya dengan logika ataupun penalaran budi insan normal pada umumnya.
Berikut akan diinformasikan beberapa bukti berpengaruh bahwa acara Time Traveler itu memang ada. Manusia dari masa depan yang menjelajah waktu kembali ke masa lampau dengan tujuan tertentu. Mereka ada yang tertangka, terkena jepretan kamera, sampai meninggalkan benda-benda atau barang bawaannya dari masa depan. Untuk lebih jelasnya, silakan membaca goresan pena di bawah ini.
Penjelajah waktu John Titor
Informasi menyebutkan bahwa ada seorang laki-laki berjulukan John Titor yang mengaku berasal dari tahun 2036. Dia menjelajah waktu ke masa lampau, tepatnya di tahun 1975. Belum diketahui tujuan Titor apa, tetapi beliau mencari personal computer (PC) IBM 5100 yang sudah diproduksi pada tahun tersebut. Menurut Titor, komputer tersebut memiliki bahasa UNIX yang sanggup dimanfaatkan untuk memperbaiki time error di tahun 2036. Dengan kata lain, mesin waktu yang dimiliki Titor bermasalah, sehingga harus diperbaiki. Jika tak sanggup diperbaiki, beliau tidak bisa kembali lagi ke tahun 2036. Titor melanjutkan, mesin waktu yang dibawanya tersebut bisa membawanya maksimal 60 tahun ke masa lampau dengan kecepatan 10 tahun per jam. Tidak sedikit orang menganggap John Titor hanya pembual besar saja yang ingin mencari sensasi. Namun, sebagian lainnya mempercayainya alasannya yakni Titor juga menyampaikan atau meramal beberapa peristiea besar yang akan terjadi di masa depan. Misalnya, insiden 11 September 2001 yang meruntuhkan menara kembar WTC di Amerika Serikat, tragedi besar tsunami di Aceh yang menelan korban ratusan ribu orang. Ada juga ramalan Titor yang sampai kini belum terjadi, yaitu meletus Perang Dunia ke-3.
Pria absurd dari negara tak dikenal
Satu lagi bukti berpengaruh adanya Time Traveler dari masa depan. Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan pada tahun 1954 seorang laki-laki yang namanya dirahasiakan ditahan oleh petugas keamanan bandara Internasional Tokyo. Pasalnya, sang laki-laki menyampaikan kartu paspor yang absurd alasannya yakni bentuk maupun tulisannya tidak dikenal pada masa itu. Namun yang lebih absurd lagi, yaitu negara asal laki-laki tersebut berjulukan Taured. Nama negara yang sampai kini belum ada sama sekali. Sang laki-laki misterius menunjuk wilayah Andorra ketika disuruh menyampaikan letak negara Taured. Petugas kemudian menggeledah tas yang dibawanya dan menemukan beberpa lembar uang Eropa yang sah, serta satu mata uang negara Taured. Tak ketinggalan beberapa buah cek dari bank yang tidak pernah dikenal sebelumnya. Akhirnya, petugas menahan laki-laki tersebut untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Namun keesokan harinya, sang laki-laki absurd tersebut sudah hilang secara misterius dan tidak diketahui keberadaannya. Berita itu pun menyebar luas dan tidak sedikit yang menganggap laki-laki tersebut yakni penjelajah waktu dari masa depan.
Penjelajah waktu yang menggemparkan Wall Street
Pada tahun 2003 Wall Street dilanda kegemparan alasannya yakni seorang pialang yang diketahui berjulukan Andrew Carlssin ditangkap oleh pihak berwenang dengan tuduhan insider trading. Pasalnya, Andrew hanya bermodal USD 800 berhasil mendapat laba lebih dari USD 350 juta, hanya dalam waktu sekitar 2 ahad saja. Sudah niscaya apa yang dilakukan dan didapatkan Andrew mengundang kecurigaan sampai dilakukan penangkapan pada dirinya. Saat diinterogasi, Andrew mengaku sebagai seorang Time Traveler yang berasal dari masa depan, yaitu di tahun 2256. Pria tersebut menjelajah waktu ke tahun 2003 dengan mesin waktu bertujuan untuk mendapat uang banyak. Pihak kepolisian tentu tak eksklusif mempercayainya. Namun sayangnya, Andrew keburu menghilang tanpa jejak sehabis ditebus oleh seseorang yang juga sama-sama misteriusnya. Padahal, kepolisian belum bisa memecahkan kasusnya sampai sekarang.
Penjelajah waktu anak-anak
Ternyata, ada juga Time Traveler berusia anak-anak. Seperti ratifikasi Andrew D. Basiago. Dia mengaku pernah beberapa kali menjelajahi waktu kembali ke masa lapau. Andrew melakukannya sewaktu beliau berumur 7 tahun di tahun 1968 – 1972 beliau melaksanakan penjelajahan waktu tersebut. Menurutnya, beliau bergabung dan lebih tepatnya menjadi ‘kelinci percobaan’ dari Defense Advanced Research Projects Agensi (DARPA), yaitu bab dari forum pertahanan Amerika Serikat yang mempelajari seluk-beluk penjelajahan waktu menggunakan mesin waktu. Andrew bergabung dengan proyek berjulukan Pegasus yang tujuannya mempelajari imbas time travel dan teleportasi pada usia anak-anak. Proyek tersebut juga mau mengumpulkan informasi penting berkaitan dengan pertahanan dan keamanan Amerika Serikat sebagai pertimbangan sang presiden menentukan arah kebijakannya. Salah satu bukti Andrew pernah melaksanakan perjalanan waktu, yaitu sebuah foto berlokasi di Gettysburg pada tahun 1863. Di dalam fotonya, terlihat anak kecil bangun di antara kerumunan banyak orang yang secara tidak sengaja dipotret oleh seseorang pada zaman tersebut. Anak kecil tersebut diklaim sebagai Andrew yang sedang menjelajah waktu ibarat yang dikatakannya.
Jam tangan modern berusia ratusan tahun
Satu lagi bukti yang menyatakan acara Time Traveler di dunia benar-benar ada. Sekelompok arkeolog menggali kuburan peninggalan Dinasti Ming di kawasan Shangsi, Cina Selatan. Salah satu benda atau barang yang ditemukan, yaitu sebuah cincin dari logam. Pada awalnya, benda tersebut dianggap sebagai embel-embel biasa. Namun sehabis dibersihkan dari kotoran dan tanah, ternyata embel-embel itu merupakan sebuah jam tangan berukuran kecil. Jarum pada jam tersebut menyampaikan pukul 10.06. Hal yang paling mengejutkan adalah ada gesekan kata Swiss di balik jamnya. Sulit dipercaya alasannya yakni Dinasti Ming berkuasa sekitar tahun 1368 – 1644 yang dipastikan belum ditemukan jam tangan analog. Apalagi jam tangan Swiss yang dipastikan belum bisa dibentuk pada zaman tersebut. Penemuan jam tangan Swiss ini masih tersimpan dan belum bisa dipecahkan misterinya. Tidak sedikit orang percaya inovasi tersebut sebagai bukti berpengaruh adanya penjelajah waktu dari masa depan yang dengan sengaja atau tidak sudah meninggalkan benda atau barang pribadinya ketika balik di masa lampau.
Itulah beberapa bukti berpengaruh tentang acara Time Traveler yang bisa diinformasikan di sini. Silakan Anda menanggapi dan berkomentar ibarat pendapat masing-masing. Namun jikalau memang ada, berarti teknologi mesin waktu di masa depan benar-benar ada. Jika memang ada, tentu bisa dimanfaatkan seluasnya untuk kepentingan umat insan di dunia. Semoga informasinya bermanfaat dan menambah wawasan Anda sekalian.






0 comments:
Post a Comment