Friday, September 18, 2015

Ogopogo Tertangkap Kamera ?


Belum usang ini, beredar sebuah video yang menunjukkan makhluk besar tidak diketahui di Danau Okanagan, Kanada.

David Halbaur percaya ia mungkin telah menemukan sesuatu berukuran besar dan berspekulasi panjangnya mungkin sekitar 40 kaki (12 meter).

Dengan lagu Pink Floyd yang terdengar di latar belakang, ia dengan segera meraih ponselnya untuk mencoba menangkap pemandangan menakjubkan di depannya tetapi silau matahari yang terlalu terang membuatnya mustahil untuk melihat apa yang ia rekam.

Meskipu gagal mendapat pandangan yang terperinci dari seluruh bentuknya, rekaman itu menunjukkan sesuatu berukuran panjang dan gelap yang bergerak di Danau Okanagan.


"Ketika anda duduk di pantai pada hari yang cerah, anda tidak mengharapkan untuk melihat dinosaurus yang keluar dari air. Kami semua terkejut dan tercengang"


"Makhluk menyerupai ular yang panjang dan gelap muncul di perairan sekitar 100 meter dari lepas pantai. Saya tidak berpikir aku dapat merangkulnya / meletakkan tanganku di sekitarnya (tentang diameter makhluk itu)."


"(Sesuatu) itu berguling ke atas dan ke bawah ketika masuk ke air. Tonjolan lain dari makhluk yang sama muncul sekitar lima meter di depannya."


"Seperti dinosaurus, (sesuatu) itu menyerupai ular raksasa."


Penampakan itu berlangsung dua menit dan berakhir ketika makhluk itu menyelam di bawah log boom (penghalang yang berisi kayu bundar yang mengambang) di dekatnya.

"Saya tidak tahu apa itu. Tetapi kemudian aku melihat ombak di belakangnya. Sisa danau itu tenang. Makara itu cukup jelas."

Beberapa mengklaim itu mungkin Ogopogo, monster yang diyakini sebagai ular sebesar 40 hingga 50 kaki (12 - 15 meter), yang juga menghuni perairan yang sama.

Sementara komentar lain menyampaikan itu hanyalah pergerakan ombak yang biasa.

(Sumber : globalnews.ca)

Sumber http://blogmisteritesla.blogspot.com

Misteri Atmospheric Beasts


Atmospheric Beasts ialah monster terbang aneh yang berasal dari ufologi, cryptozoology dan astrobiology.

Menurut laporan saksi mata, Atmospheric Beasts ialah sesuatu yang tampak mirip makhluk hidup, tetapi melanggar semua hukum yang biasa diterapkan pada makhluk hidup.

Mereka terbang tanpa membutuhkan sayap, dan badan mereka semi-padat, seringkali sebagian tidak terlihat.


Banyak penampakan Atmospheric Beasts awalnya diklasifikasikan sebagai laporan UFO yang sangat tidak biasa (dalam UFO didefinisikan sebagai pesawat luar angkasa alien atau mesin dari aneka macam jenis lain, bukan dalam arti teknis sebagai UFO).

Penulis Bigfoot, Ivan T. Sanderson, mengabadikan seluruh buku pada teori bahwa banyak UFO bersama-sama ialah hewan dengan kepadatan sangat rendah yang berasal dari awan.


Salah satu Atmospheric Beasts paling populer ialah Crawfordsville Monster, menampakkan diri di Indiana pada tahun 1891, yang oleh beberapa peneliti digolongkan sebagai naga.

Bagi mereka yang percaya pada teori menurut cryptozoology, Atmospheric Beasts ialah makhluk ringan dan sangat ringkih yang berasal dari Bumi, atau alien yang berasal dari daerah lain.


Jika pandangan terakhir diambil, Atmospheric Beasts terkadang dianggap berasal dari atmosfer planet lain, tetapi mereka juga sanggup dianggap berasal dari awan gas antar bintang sehingga mereka, pada dasarnya, alien tanpa planet asli, yang bisa "berenang" melalui luar angkasa.


Mereka yang percaya umumnya menganggap Atmospheric Beasts sebagai makhluk non-intelligent (tidak cerdas), sehingga kalau makhluk-makhluk ini berasal dari suatu daerah selain Bumi, mereka tetap tidak dianggap sebagai makhluk luar angkasa yang pandai, mereka hanyalah binatang.

Dalam aneka macam catatan saksi mata, Atmospheric Beasts sanggup mengubah kepadatan mereka, menjadi lebih kecil, mempunyai massa lebih keras yang biasanya berwarna metalik, atau mereka sanggup menjadi lebih besar dan mirip awan, bahkan hingga ke titik di mana mereka tembus pandang. Dalam beberapa laporan, mereka mungkin berkilau.


Mereka yang percaya berpikir bahwa Atmospheric Beasts mungkin mirip dengan paus dan terkadang disebut air whales (paus udara) atau cloud beasts (makhluk awan).


Orang-orang ini berpikir bahwa habitat alami Atmospheric Beasts berada tinggi di udara dan makhluk-makhluk ini mungkin akan mati kalau menyentuh tanah.

Atmospheric Beasts ibarat awan dalam tingkah lakunya meskipun dianggap tidak mungkin untuk disebut awan nyata, mirip sanggup menyemprotkan pemikiran air horizontal kepada orang melalui "bibir" atau terlalu gemuk untuk bergerak gesit dan menciptakan saksi mata untuk percaya itu hanya sebuah kabut.

Jenis Atmospheric Beasts yang lebih padat mungkin mempunyai mulut, mata, sirip, dan ciri lain, tetapi bagian-bagian badan ini umumnya disusun dan dibuat dengan cara yang tampak benar-benar asing, lebih mirip badan invertebrata maritim daripada hewan yang biasa kita lihat sehari-hari.


Dikatakan bahwa ketika Atmospheric Beasts mati, mereka jauh ke Bumi sebagai massa yang mungkin ibarat jeli atau agar-agar berwarna hijau, ungu, abu-abu, atau warna-warni yang menguap menjadi tidak ada (menghilang) dalam hitungan menit, jam, atau paling lama, selama beberapa hari.

Peristiwa di atas seharusnya menjelaskan insiden anomali, pwdre ser atau star jelly, yang membingungkan para ilmuwan selama beberapa waktu, sebelum mereka memutuskan bahwa pwdre ser itu tidak ada.

Pwdre ser ialah bahasa Welsh untuk "membusuk dari bintang-bintang", fenomena ini juga dikenal sebagai gelatinous meteorites atau star jelly, dan laporannya berasal dari seluruh dunia, tidak hanya dari Wales.


Gelatinous meteorites tidak selalu bekerjasama dengan teori atmospheric beast, mereka bersama-sama lebih gampang ditemukan di antara koleksi fenomena Forteana yang mencangkup laporan aneka macam hal aneh yang jatuh dari langit.

Atmospheric beasts atau sesuatu yang terdengar mirip mereka, ialah huruf minor dalam dongeng rayat banyak wilayah. Mereka pun sering diberi nama lokal.

Variasi bahasa Inggris sering menamainya "Boneless" (tak bertulang) atau "Shapeless" (tak berbentuk) dan ibarat bab kecil dari kabut hidup. Tidak mirip kabut biasa, huruf ini bisa dirasakan sebagai massa semi-padat.


Seorang polisi juga menggambarkan pertemuannya dengan makhluk itu ketika ia sedang bersepeda. Sesuatu itu terasa mirip selimut lembut dan berbau jamur. Setelah makhluk itu mengusapnya, makhluk itu pergi dengan cara melayang.

Itu ialah salah satu pengalaman paling mengerikan yang pernah ia alami, dan ia yakin bahwa sesuatu itu ialah makhluk hidup.

Di Shetland Islands, Atmospheric beasts dikenal sebagai "It" dan dikatakan sebagai semacam "cloud animals" (binatang awan).

Sama mirip kehidupan di maritim yang sering tersembunyi dari pandangan manusia, diperkirakan bahwa awan membentuk "lautan atmosfer yang sangat luas di atas kita", dan bahwa "It" hanyalah hewan orisinil dari awan tersebut.


Mereka yang melaporkan tersentuh secara fisik oleh atmospheric beasts, sering menyampaikan bahwa mereka merasa seakan-akan dijilati oleh pengecap lembut yang sangat besar.

Pada dekade-dekade berikutnya di kurun ke-20, teori atmospheric beasts menjadi hampir terlupakan. Penyelidik yang serius biasanya menjauh dari teori ini.

Tetapi, sesudah itu, minat terhadap atmospheric beasts mulai berkembang, terutama alasannya ialah teori itu kini tampak lebih masuk akal, sesudah inovasi hewan yang terkait degan cryptid gres baru ini, yaitu air rods.

Awan yang terlihat mirip ubur-ubur raksasa di Abilene Texas, 4 Juni 2013

Orang-orang mulai menyelidiki laporan berusia renta dari aneka macam macam hal yang tidak sanggup dijelaskan, kemudian daerah di mana atmospheric beasts sering mengintai, dan mereka juga menyelidiki ulang beberapa laporan UFO paling aneh, yang terkadang sangat mirip dengan saksi mata yang bersama-sama menggambarkan atmospheric beasts.


Karena penampakan atmospheric beasts jarang terjadi dan makhluk-makhluk ini tidak mempunyai banyak kepentingan dan tidak populer dalam dongeng rakyat, beberapa penulis yang terinspirasi oleh konsep dan fiksi yang melibatkan atmospheric beasts juga mejadi langka.

Atmospheric beasts dalam film

Dogora ialah film wacana atmospheric beasts yang harus mengkonsumsi karbon dan mengancam peradaban manusia.


Space Amoeba ialah film wacana atmospheric beasts orisinil Jupiter yang menumpang ke Bumi dan kemudian mengubah hewan normal di Bumi menjadi monster raksasa.


Film Amerika The Blob terkadang dikutip sebagai film atmospheric beasts, meskipun hubungan keduanya tidak terlalu kuat.


The Blob diduga bekerjasama (tidak terlalu kuat) menurut legenda pwdre ser atau star jelly, tetapi dalam film ini, atmospheric beasts tidak mati ketika bersentuhan dengan tanah, sebaliknya, mereka bepergian, tumbuh dan mengkonsumsi di tanah.

Acara televisi Star Trek: The Next Generation terkadang mempunyai hal-hal mirip atmospheric beasts yang berasal dari luar angkasa, bukan atmosfer planet tertentu, tetapi makhluk-makhluk ini tidak pernah tampil sangat menonjol.

(Sumber : cryptidz.wikia)

Sumber http://blogmisteritesla.blogspot.com

Makhluk Asing Menyerupai Alien Terdampar Di Selandia Baru


Belum usang ini, Adam Dickinson menemukan makhluk berbentuk absurd saat ia pergi ke pantai bersama keluarganya di Selandia Baru.

"Kami telah keluar untuk berjalan dan terdapat sampai 100 ubur-ubur di sepanjang muara dan pantai."

"Pada akhirnya, sesudah sekitar satu jam, kami menemukan yang satu ini. Itu hampir tampak ibarat alien dan perlahan-lahan bergerak atau mengkerut."

"Reaksi awal kami yaitu terkesan, alasannya yaitu ini yaitu hal yang luar biasa."

"Saya telah membalikkan beberapa ubur-ubur secara terbalik untuk menjelaskan kepada bawah umur untuk tidak menyentuh tentakelnya, tetapi yang satu ini yaitu satu-satunya yang tidak akan aku sentuh."


"Saya telah berada di sini selama sembilan tahun dan tidak pernah melihat yang ibarat itu."

Dalam foto, tampak sejumlah gumpalan ungu yang tersusun dalam lingkaran, dikelilingi oleh cincin jelly putih berbentuk matahari.


Sekarang, makhluk itu telah diidentifikasikan oleh New Zealand’s National Institute of Water and Atmospheric Research sebagai Lion's mane jellyfish / ubur-ubur surai singa, spesies ubur-ubur terbesar yang diketahui di dunia.


Ketika berada di bawah air, tentakel ubur-ubur ini sanggup mencapai panjang 100 kaki (30 meter) atau lebih, lebih panjang dari paus biru.


Ubur-ubur surai singa secara teratur terlihat di perairan Selat Inggris, Laut Irlandia, Laut Utara, dan di sekitar Skandinavia.

(Sumber : dailystar.co.uk)

Sumber http://blogmisteritesla.blogspot.com

Misteri Bencana Roswell Telah Terpecahkan ?


Pada pertengahan 1947, sebuah objek yang diduga cakram terbang jatuh di sebuah peternakan bersahabat Roswell, New Mexico.

Minat terhadap insiden ini berkurang sampal pada final tahun 1970an, dan mulai tumbuh kembali ketika ufologist mulai mempromosikan banyak sekali teori konspirasi yang semakin rumit, mengklaim bahwa satu (atau lebih) pesawat telah jatuh, dan bahwa makhluk luar angkasa telah ditemukan oleh militer, yang kemudian terlibat dalam perjuangan menutupi insiden ini.


Kejadian Roswell 1947

Pada 14 Juni 1947, William Brazel, seorang mandor yang bekerja di rumah pekarangan Foster, melihat kumpulan puing-puing sekitar 50 km sebelah utara Roswell, New Mexico (Berdasarkan siaran pers dari Roswell Army Air Field (RAAF) Brazel menemukan puing-puing itu di awal Juli).


Kepada Roswell Daily Record Brazel menyampaikan bahwa beliau dan anaknya melihat "area besar dari reruntuhan cerah yang terbuat dari potongan-potongan karet, kertas timah, kertas yang agak keras dan tongkat kayu."

Dia tidak terlalu memperhatikannya tetapi kembali pada 4 Juli dengan anak, istri, dan putrinya untuk mengumpulkan puing-puing.

Beberapa laporan menyampaikan Brazel telah mengumpulkan beberapa puing-puing, menggulungnya dan menyembunyikannya di bawah semak-semak.

Keesokan harinya, Brazel mendengar laporan wacana "piring terbang" dan bertanya-tanya apakah benda itu yang telah diambil olehnya.


Pada 7 Juli, Brazel melihat Sheriff Wilcox dan "berbisik mirip rahasia" bahwa beliau mungkin telah menemukan cakram atau piring terbang.

Laporan lain mengutip Wilcox menyampaikan bahwa Brazel melaporkan objek tersebut pada 6 Juli.

Wilcox memanggil RAAF Major Jesse Marcel dan seorang "pria berpakaian biasa" menemani Brazel kembali ke peternakan di mana lebih banyak potongan-potongan diambil.

Marcel menyampaikan :

"[Kami] menghabiskan beberapa jam pada senin sore [7 Juli] mencari potongan lain dari perangkat cuaca. Kami menemukan beberapa potongan kecil dari kertas timah dan karet."

Mayor Jesse Marcel di Fort Worth (Texas) dengan
puing-puing yang ditemukan di Roswell.

Antara tahun 1978 dan awal tahun 1990an, peneliti UFO mirip Stanton T. Friedman, William Moore, Karl T. Pflock, dan tim dari Kevin D. Randle dan Donald R. Schmitt mewawancarai beberapa ratus orang yang mengklaim mempunyai korelasi dengan insiden di Roswell pada tahun 1947.

Ratusan dokumen diperoleh melalui seruan Freedom of Information Act, bersama dokumen lain mirip Majestic 12 yang diduga bocor oleh orang dalam.


Kesimpulan mereka yakni setidaknya satu pesawat luar angkasa milik alien telah jatuh di bersahabat Roswell, mayit alien telah ditemukan, dan pemerintah menutup-nutupi insiden tersebut.

Selama bertahun-tahun, buku, artikel, dan televisi telah menciptakan Insiden Roswell menjadi sangat terkenal.

Pada pertengahan 1990an, jajak pendapat pulik mirip polling CNN/Time 1997, mengungkapkan bahwa lebih banyak didominasi orang yang diwawancarai percaya bahwa alien memang pernah mengunjungi Bumi, dan bahwa alien telah mendarat di Roswell, tetapi semua informasi yang relevan dirahasiakan oleh pemerintah Amerika Serikat.


Pada tahun 1978, fisikawan nuklir dan penulis Stanton T. Friedman mewawancarai Jesse Marcel, satu-satunya orang yang diketahui telah menemani puing-puing Roswell dari kawasan itu ditemukan ke Forth Worth di mana wartawan melihat puing-puing yang diklaim sebagai potongan dari objek yang ditemukan.

Laporan itu memberi Friedman dan yang lainnya pada tahun-tahun berikutnya mengangkat Roswell dari insiden yang terlupakan menjadi perkara UFO paling terkenal sepanjang masa.

Buku konspirasi pertama wacana Roswell yakni The Roswell Incident (1980) oleh penulis Charles Berlitz and William Moore, yang sebelumya menulis buku-buku terkenal wacana Eksperimen Philadelphia and Segitiga Bermuda.


Sejarawan Kathy Olmsted menulis bahwa bahan dalam buku ini telah dikenal sebagai "versi 1" dari mitos Roswell.

Berlitz dan Moore menyatakan bahwa pesawat alien terbang di atas gurun New Mexico untuk mengamati acara senjata nuklir Amerika Serikat, tetapi jatuh sesudah terkena petir, menewaskan alien di dalamnya, dan pemerintah menutup-nutupinya.

The Roswell Incident menampilkan laporan dari puing-puing yand ditemukan Marcel sebagai "tidak ada yang dibentuk di Bumi ini".

Laporan pelengkap dari Bill Brazel (anak Mac Brazel), Floyd Proctor dan Walt Whitman Jr. (anak wartawan W. E. Whitman yang mewawancari Mac Brazel), menyarankan puing-puing yang ditemukan oleh Marcel mempunyai kekuatan super yang tidak berafiliasi dengan balon cuaca.

Buku ini memasukkan konten perdebatan bahwa puing-puing yang ditemukan oleh Marcel di peternakan Foster, sanggup terlihat dalam foto-foto yang menyampaikan Marcel berpose dengan puing-puing, kemudian diganti dengan puing-puing dari perangkat cuaca (balon cuaca) sebagai potongan dari upaya menutupi-nutupi insiden tersebut.


Buku itu juga mengklaim bahwa puing-puing yang diambil dari peternakan tidak diizinkan untuk diperiksa secara bersahabat oleh pers.

Upaya oleh militer itu digambarkan sebagai "dimaksudkan untuk tidak mempercayai" dan "mengurangi tumbuhnya histeria terhadap piring terbang".

Dua laporan dari saksi intimidasi dimasukkan ke dalam buku, termasuk penahanan Mac Brazel.

Buku itu juga memperkenalkan kisah-kisah insinyur sipil Barney Barneet dan sekelompok mahasiswa arkeolog dari universitas yang tidak dikenal, yang melihat reruntuhan dan mayit alien ketika berada di gurun.

Pada tahun 1991, Kevin Randle dan Donald Schmitt menerbitkan UFO Crash at Roswell. Mereka menambahkan 100 saksi mata baru, mengubah dan memperketat narasi dan memasukkan beberapa "sinister" baru.


Gleen Dennis disebut sebagai saksi yang dianggap penting pada tahun 1989, sesudah memanggil hotline ketika sebuah episode Unsolved Mysteries menampilkan insiden Roswell.

Penjelasannya wacana autopsi alien Roswell yakni laporan pertama yang menyampaikan ada mayit alien di Pangkalan Udara Tentara Roswell.

Foto yang diklaim menunjukkan mayit alien Roswell yang bocor ke internet

Foto Beberapa mayit alien yang diduga diambil dari Roswell

Buku Randle dan Schmitt terjual 160.000 kopi.

Pada tahun 1992, Stanton Friedman kembali memasuki kawasan insiden dengan bukunya sendiri Crash at Corona, yang ditulis bersama Don Buerliner, penulis buku wacana luar angkasa dan penerbangan.


Goldberg menulis bahwa Friedman juga memperkenalkan saksi baru, dan bahwa beliau menambahkan narasi dengan meniru jumlah piring terbang menjadi dua, dan jumlah alien menjadi delapan - dua di antaranya dikatakan selamat dan telah ditahan oleh pemerintah.

Randle dan Schmitt menanggapinya dengan buku lain The Truth about the UFO Crash at Roswell (1994), memperbarui narasi mereka sebelumnya dengan beberapa detail baru, termasuk klaim bahwa badan alien diangkut ke pesawat kargo untuk dilihat oleh Dwight D. Eisenhower, yang ingin tau wacana penampilan mereka.


Keberadaan banyak sekali laporan yang berbeda pada tahun 1994 mengakibatkan perpecahan di antara ufologist wacana insiden di Roswell.

Center for UFO Studies (CUFOS) dan Mutual UFO Network (MUFON), dua masyarakat UFO terkemuka, tidak baiklah dalam pandangan mereka wacana banyak sekali skenario yang disajikan oleh Randle–Schmitt dan Friedman–Berliner, beberapa konferensi kemudian diadakan untuk mencoba menuntaskan perbedaan.

Don Schmitt beropini bahwa variasi dalam narasi di antara penulis yang berbeda bukanlah problem yang penting, berkomentar dengan perbandingan "Kami tahu Yesus Kristus disalib, kami hanya tidak tahu itu di mana".

Ratusan orang telah diwawancarai oleh banyak sekali peneliti, tetapi kritikus menyampaikan bahwa hanya beberapa yang mengaku telah melihat puing-puing atau alien.

Dari 90 orang yang diwawancari mengenai insiden ini, kesaksian hanya muncul 25 kali di buku, dan hanya tujuh dari orang-orang ini yang melihat puing-puing. Dari jumlah ini, hanya lima yang menangani puing-puing.

Sekitar 271 orang terdaftar "dihubungi dan diwawancari" untuk buku dan jumlah ini tidak termasuk mereka yang menentukan untuk tetap anonim, yang berarti lebih dari 300 saksi telah diwawancarai.

Dari 300 individu, hanya 41 yang sanggup dianggap sebagai "saksi pertama atau kedua yang orisinil atas insiden di dalam dan di sekitar Roswell atau di Fort Worth Army Air Field," dan hanya 23 yang sanggup "dianggap secara masuk akal telah melihat bukti fisik, puing-puing di peternakan Foster."

Sebagai jawaban atas laporan-laporan ini, dan sesudah penyelidikan kongres Amerika Serikat, Kantor Akuntan Umum meluncurkan penyelidikan dan menunjuk Kantor Sekretaris Angkatan Udara Amerika Serikat untuk melaksanakan penyelidikan internal.

Hasilnya dirangkum dalam dua laporan :

Laporan pertama dirilis pada tahun 1994, menyimpulkan bahwa bahan yang ditemukan pada tahun 1947 kemungkinan yakni puing-puing dari Project Mogul, acara pengawasan militer yang memakai balon ketinggian tinggi.



Laporan kedua dirilis pada tahun 1997, menyimpulkan bahwa laporan wacana mayit alien yang ditemukan kemungkinan merupakan kombinasi dari ingatan yang berubah-ubah dari kecelakaan yang melibatkan korban militer dengan ingatan wacana anthropomorphic dummies atau crash test dummy dalam acara militer mirip Operation High Dive, dicampur dengan hoax yang dilakukan oleh banyak sekali saksi dan pendukung UFO.

Laporan Angkatan Udara ditolak oleh pendukung UFO sebagai salah satu disinformasi atau hanya tidak masuk akal, meskipun para peneliti skeptis mirip Philip J. Klass dan Robert Todd, yang telah mengungkapkan keraguan mengenai laporan alien selama beberapa tahun, memakai laporan itu sebagai dasar jawaban skeptis terhadap klaim oleh pendukung UFO.

Setelah rilisnya laporan Angkatan Udara, beberapa buku, mirip The Roswell UFO Crash: What They Don't Want You To Know (1997) oleh Kal Korff, dibangun atas bukti yang disajikan di dalam laporan untuk menyimpulkan "tidak ada bukti kredibel bahwa sisa-sisa dari pesawat luar angkasa terlibat."


Meskipun tidak ada bukti bahwa sebuah UFO jatuh di Roswell, orang yang percaya teori ini teguh pada keyakinan bahwa itu memang terjadi, dan bahwa kebenaran telah disembunyikan sebagai potongan dari teori konspirasi pemerintah.

Pada September 2017, The Guardian melaporkan wacana mayit yang telah diklaim oleh beberapa orang sebagai sosok alien yang telah mati.


Setelah dipresentasikan di acara BeWitness, Mexico, terungkap bahwa itu sesungguhnya yakni mumi seorang anak Amerika orisinil yang ditemukan pada tahun 1896 dan telah dipajang di Chapin Mesa Archeological Museum di Mesa Verde, Colorado selama beberapa dekade.


Skeptis terkemuka, Joe Nickell dan rekan penulis James McGaha mengidentifikasi proses pembuatan-mitos ini, yang mereka sebut sebagai "Roswellian Syndrome".

Dalam sindrom ini, sebuah mitos diusulkan mempunyai lima tahap perkembangan yang berbeda : Incident, Debunking, Submergence, Mythologizing, and Reemergence and Media Bandwagon Effect.

Para penulis memprediksi bahwa Roswellian Syndrome akan "play out again and again", di kisah-kisah teori UFO dan konspirasi lainnya.

Beberapa Ufolog terkemuka termasuk Karl T. Pflock, Kent Jeffrey, dan William L. Moore, telah menjadi yakin bahwa tidak ada alien atau pesawat asing yang terlibat dalam kecelakaan di Roswell.

Autopsi Alien

Pada tahun 1995, cuplikan film yang diduga menunjukkan otopsi alien yang diklaim oleh pejabat militer Amerika Serikat diambil tidak usang sesudah insiden Roswell, dirilis oleh Ray Santilli, pengusaha video di London.


Rekaman yang diklaim orisinil diambil dari insiden Roswell itu mengakibatkan sensasi secara internasional ketika ditayangkan di jaringan televisi seluruh dunia.


Pada tahun 2006, Ray Santilli mengakui bahwa rekaman ini sebagian besar merupakan rekonstruksi, tetapi terus mengklaim bahwa ini didasarkan pada rekaman orisinil yang hilang.

Versi fiksi penciptaan rekaman dan rilisannya diceritakan kembali dalam film komedi Alien Autopsy (2006).


Dalam upaya menghasilkan bukti baru, beberapa peneliti memakai teknologi gres untuk mencoba menganalisis ulang foto-foto telegram yang dipegang oleh Jenderal Ramey selama konferensi pers tahun 1947-nya.


Goldberg menulis bahwa kesudahannya terbukti tidak meyakinkan :

"Sementara beberapa mengklaim sanggup membedakan kata-kata mirip "korban kecelakaan", yang lain mengklaim melihat "ternyata (atau berubah) menjadi balon cuaca."


"Secara keseluruhan, tidak ada konsensus bahwa segala sesuatu sanggup dibaca."

Pada 26 Oktober 2007, Bill Richardson (pada ketika itu yakni calon nominasi Partai Demokrat untuk Presiden AS) ditanya wacana file pemerintah wacana Roswell.

Richardson menjawab bahwa ketika beliau menjadi anggota Kongres, beliau berusaha mendapat informasi atas nama konstituen New Mexico-nya, tetapi diberi tahu oleh Departemen Pertahanan dan Los Alamos Labs bahwa informasi itu diklasifikasikan.

"Itu mencela saya. Pemerintah tidak menyampaikan kebenaran sebanyak yang seharusnya pada banyak masalah." kata Bill Richardson. Dia juga berjanji untuk membuka file bila beliau terpilih sebagai Presiden.

Pada tahun 2015, ketika ditanya selama wawancara GQ Magazine wacana apakah beliau mencari tahu wacana sebuah informasi rahasia, Presiden Barack Obama menjawab :

"Saya harus memberi tahu anda, ini sedikit mengecewakan. Orang-orang selalu menanyakan kepada saya wacana Roswell dan alien dan UFO, dan ternyata hal-hal belakang layar yang terjadi itu hampir tidak semenarik mirip yang anda harapkan. Di hari dan usia ini, itu bukan belakang layar mirip yang anda pikirkan."

Seiring berjalannya waktu, semakin sulit bagi para peneliti Roswell untuk menemukan bukti gres untuk dipublikaskan.

Fisikawan dan skeptis Dave Thomas berkomentar : "Apakah Roswell masih merupakan insiden UFO 'terbaik' ? Jika iya, pendukung UFO harus sangat, sangat khawatir."

Area 51: An Uncensored History of America's Top Secret Military Base (2011) oleh Annie Jacobsen, menurut wawancara dengan para ilmuwan dan insinyur yang bekerja di Area 51, menolak dongeng yang berkaitan dengan alien.


Dia mengutip satu sumber yang tidak disebutkan namanya, mengklaim bahwa Josef Mengele (perwira Schutzstaffel Jerman) dan dokter di Auschwitz, direkrut oleh pemimpin Soviet, Joseph Stalin, untuk menghasilkan "penerbang berukuran bawah umur yang aneh", untuk dikemudikan dari jarak jauh dan mendarat di Amerika semoga mengakibatkan histeria yang mirip dengan The War of the Worlds (1938).

Pesawat itu, bagaimanapun, jatuh dan insiden itu didiamkan oleh Amerika.

Jacobsen menulis bahwa badan yang ditemukan di lokasi kecelakaan yakni bawah umur berusia sekitar 12 tahun dengan kepala besar, berbentuk gila dan mempunyai mata yang besar.

Mereka bukan alien atau yang menyetujui penerbangan, tetapi human guinea pigs.

Buku itu dikritik lantaran kesalahan yang luas oleh para ilmuwan dari Federasi Ilmuwan Amerika.

Pada tahun 2017, dalam bukunya, Nick Redfern mengklaim telah memecahkan misteri UFO di Roswell.


"Penyebab peristiwa penerbangan malam pada Juli 1957 mungkin disebabkan oleh balon yang bertabrakan dengan kapal yang menyertainya, yang mengakibatkan balon meledak, menurunkan sejumlah besar puing-puing mirip timah foil di Peternakan Mac Brazel."

Orang-orang menyampaikan bahwa hieroglyphic (tulisan masyarakat Mesir kuno dari kombinasi elemen logograf dan alfabet) terlihat di beberapa reruntuhan, dan Redfern menyampaikan itu mungkin yakni goresan pena Jepang.

Kembali ke tahun terjadinya insiden, pada 8 Juli 1947, petugas informasi publik Roswell Army Air Field (RAAF) Walter Haut mengeluarkan siaran pers yang menyatakan bahwa personel dari 509th Operations Group telah menemukan "piring terbang", yang jatuh di sebuah peternakan bersahabat Roswell.


Sebagaimana dijelaskan dalam Roswell Daily Record edisi 9 Juli 1937 :

"Balon yang mengangkatnya, bila itu cara kerjanya, panjangnya [3,5 meter], [Brazel] rasakan, mengukur jaraknya dengan ukuran kawasan beliau duduk. Karet itu berwarna abu-abu berasap dan tersebar di suatu area berdiameter sekitar 200 yard [180 m]. Ketika puing-puing dikumpulkan, kertas timah, kertas, plester, dan tongkat kayu menciptakan buntalan sepanjang 3 kaki [1 meter] dan setebal 7 atau 8 inci [18 atau 20 cm], sementara karet menciptakan buntalan sepanjang 18 atau 20 inci [25 atau 50 cm], dan setebal 8 inci [20 cm]. Secara keseluruhan, beliau memperkirakan, seluruhnya (jika) ditimbang mungkin 5 pound [2 kg]. Tidak ada gejala logam di area yang mungkin digunakan untuk mesin, dan tidak ada gejala baling-baling jenis apa pun, meskipun satu sirip kertas telah direkatkan ke beberapa kertas timah. Tidak ada kata yang sanggup ditemukan di mana saja pada peralatan, meskipun terdapat abjad di beberapa bagian. Banyak selotip scotch dan beberapa selotip dengan bunga yang dicetak di atasnya telah digunakan dalam konstruksi ini. Tidak ada tali atau kabel yang ditemukan tetapi ada beberapa lubang tali di kertas yang menyampaikan bahwa semacam alat pelengkap mungkin telah digunakan."
Sebuah telex dikirim ke kantor Federal Bureau of Investigation (FBI) dari kantor Fort Worth, Texas, mengutip Mayor dari Eighth Air Force (juga bermarkas di Fort Worth di Carswell Air Force Base) pada 8 Juli 1947 yang menyampaikan bahwa :

"Piringan berbentuk heksagonal dan tergantung dari balon [sic] oleh kabel, yang balon sendiri [sic] kira-kira berdiameter 20 kaki (6 meter). Mayor Curtan lebih lanjut menyarankan [sic] bahwa objek yang ditemukan ibarat balon cuaca ketinggian tinggi dengan reflektor radar, tetapi percakapan lewat telepon antara kantor mereka dan Wright field belum [tidak sanggup dipahami] menandakan keyakinan ini."

* [sic] digunakan untuk menyampaikan bahwa kutipan yang mendahuluinya ditulis sesuai dengan naskah aslinya.

Jenderal Ramey (kiri) dengan Kolonel Thomas
Dubois melihat puing-puing balon cuaca yang
disalah artikan sebagai cakram terbang
di Roswell pada tahun 1947

Pada Selasa pagi, 8 Juli, RAAF mengeluarkan siaran pers, yang segera diambil oleh banyak outlet informasi :
"Banyak rumor wacana cakram / piringan terbang menjadi kenyataan kemarin ketika kantor intelijen dari 509th Bomb group Eighth Air Force, Roswell Army Air Field, cukup beruntung untuk mendapat piringan melalui kerjasama dari salah satu peternak lokal dan kantor Sheriff di Chaves County. Objek terbang itu mendarat di sebuah peternakan di bersahabat Roswell beberapa ahad lalu. Karena tidak mempunyai akomodasi telepon, peternak menyimpan piringan hingga ia sanggup menghubungi kantor Sheriff, yang kemudian memberi tahu Mayor Jesse A. Marcel dari 509th Bomb Group Intelligence Office. Tindakan segera diambil dan piringan diambil dari rumah peternak. Itu kemudian diperiksa oleh Roswell Army Air Field dan kemudian dipinjamkan oleh Mayor Marcel ke markas yang lebih tinggi."
Kolonel William H. Blanchard, komandan 509, menghubungi Jenderal Roger M. Ramey dari Eighth Air Force di Forth Worth, Texas, dan Ramey memerintahkan semoga objek itu diterbangkan ke Fort Worth Army Air Field.


Di pangkalan, kantor surat perintah Irving Newton mengonfirmasi pendapat awal Ramey, mengidentifikasi objek itu sebagai balon cuaca dan "layang-layang" nya, nama panggilan untuk reflektor radar yang digunakan untuk melacak balon dari tanah.

Perangkat Rawin (radar wind target)

Siaran informasi lain yang dikeluarkan, kali ini dari Fort Worth base, menggambarkan objek itu sebagai "balon cuaca".


Militer memutuskan untuk menyembunyikan tujuan sesungguhnya dari perangkat yang rusak, dan memberi tahu publik bahwa itu yakni kecelakaan sebuah balon cuaca.


Kemudian pada hari itu, pers melaporkan bahwa Komandan Jenderal Eighth Air Force Roger Ramey telah menyatakan bahwa balon cuaca telah ditemukan oleh personel RAAF.


Sebuah konferensi pers diadakan, menampilkan puing-puing (kertas timah, karet dan kayu) yang dikatakan berasal dari objek yang jatuh, yang cocok dengan deskripsi balon cuaca.

Charles B. Moore (fisikawan Atmostpheric) menunjukkan reflektor
radar yang mirip dengan yang berada di atas kereta balon di
eksperimen Project Mogul yang ia bantu luncurkan dari Lapangan
Udara Alamogordo (New Mexico) pada bulan Juni dan awal Juli 1947.
New York University Flight #4 membawa tiga reflektor ini dan sebelum
hilang, dilacak tidak lebih dari 17 mil di kawasan di mana Mac Brazel
kemudian menemukan puing-puing yang mengarah ke
"insiden Roswell" yang terkenal


Sejarawan Robert Goldberg menulis bahwa dampak yang diinginkan telah tercapai : "Kisah itu mati pada hari berikutnya".

Setelah itu, insiden Roswell memudar dari perhatian penggemar UFO selama lebih dari 30 tahun.

Insiden Roswell terus menarik minat di media populer, dan teori konspirasi seputar insiden itu tetap ada.

B. D. Gildenberg telah menyebut insiden Roswell sebagai "Klaim UFO paling terkenal, paling diselidiki secara mendalam, dan paling benar-benar terbantahkan".

Meskipun telah mendapat penjelasan, strategi pemerintah yang kurang bijaksana dalam merahasiakan dongeng positif itu telah menanamkan rasa ketidakpercayaan pada masyarakat umum.

Selama bertahun-tahun, ketidakpercayaan itu tumbuh menjadi ketakutan yang mendalam wacana keterlibatan belakang layar pemerintah dengan UFO.

Teori konspirasi wacana pesawat luar angkasa yang tertangkap, eksperimen terhadap alien, dan penggunaan teknologi alien, semua bermula dari Insiden Roswell 1947 yang ditutup-tutupi oleh pemerintah.

(Sumber : Roswell UFO incident, roswell_incident_and_project_mogul, express.co.uk, unexplained-mysteries)

Sumber http://blogmisteritesla.blogspot.com

iklan

 

Copyright © Aneh Di Dunia. All rights reserved. Template by CB Blogger & Templateism.com